PRODUCT INFO

Jakarta Bakal Uji Coba Vaksin Dengue

  • Sharebar

rscmPemerintah DKI Jakarta akan menguji coba vaksin Demam Berdarah Dengue (DBD) kepada 800 anak.

Kepala Dinas DKI Jakarta Dien Emmawati mengatakan pihaknya telah mengizinkan tim dari FKUI-RSCM menyuntikkan vaksin dengue pada 800 anak di lima puskesmas kecamatan di Jakarta. “Vaksin ini aman, hanya membutuhkan uji klinis tahap akhir,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 4 Mei 2011.

Menurut Dien, DBD merupakan epidemi yang berbahaya bagi masyarakat Jakarta. “Sepertiga jumlah penderita DBD itu di Jakarta,” katanya. Bila membuahkan hasil, dia berharap vaksin ini dapat menekan angka penderita DBD. “Dulu DBD hanya meningkat di musim tertentu, kini merata sepanjang tahun,” katanya.

Menurut Profesor Sri Rezeki S. Hadinegoro, Guru Besar Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI yang juga anggota tim, vaksin ini telah dikembangkan selama 25 tahun. Mulanya virus ini dikembangkan dalam cawan (in vitro) kemudian diuji coba pada binatang. “Setelah lulus pada binatang, kita uji coba pada manusia,” kata Sri. 

Pada fase pertama vaksin ini diuji coba pada tentara. Pada fase kedua, vaksin ini diuji coba pada anak pada jumlah terbatas.

Saat ini, uji klinis telah memasuki fase ketiga atau tahap akhir, yaitu uji klinis pada anak usia 2-14 tahun serentak di lima negara, yaitu Indonesia, Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Dalam tahap akhir ini, bila selama lima tahun tak ada komplikasi, bisa dikatakan lulus uji klinis dan bisa diedarkan di masyarakat.

Selain Jakarta, Kota Bandung dan Bali menjadi lokasi pengujian vaksin. Di Bandung akan ada 800 anak yang dijadikan sampel, sedangkan di Bali sebanyak 400 anak dijadikan sampel. 

Di Jakarta, vaksin ini akan diuji pada 800 anak di puskesmas Kecamatan Senen, Tambora, Koja, Pasar Minggu, dan Jatinegara secara gratis. Pemilihan lima kecamatan ini terkait dengan hubungan antara FKUI dengan dokter puskesmas. Anak yang diuji vaksin ini akan dipantau secara berkala setiap minggu. Selain itu anak tersebut akan mendapatkan perawatan kesehatan gratis dan memperoleh uang transportasi untuk pemeriksaan berkala di puskesmas setempat.

Anak yang menjadi sampel akan disuntik sebanyak tiga kali. Pertama akan dilakukan pada 8 Juni 2011. “Suntikan kedua enam bulan setelah suntikan pertama,” katanya. Suntikan ketiga dilakukan enam bulan setelah suntikan kedua.

Source: TEMPO

ShareThis
No votes yet

Recommendations

Samsung LabGeo PT10

Testpack hCG Urine

Featured Products

Find Us On...

Find PT Emmedia Medika - INDONESIA on Facebook